Kendaraan Ikonik di Film: Dibuat Khusus atau Hasil Modifikasi?

•

•

4 minutes

Pernah nggak kamu selesai nonton film lalu yang justru terus terbayang bukan tokohnya, melainkan kendaraannya? Ada Batmobile yang selalu tampil garang, DeLorean yang berubah jadi mesin waktu, atau deretan mobil nyeleneh di Mad Max yang kelihatannya seperti dirakit dari barang bekas. Kendaraan-kendaraan itu bukan cuma pelengkap adegan, tapi sudah menjadi bagian dari identitas filmnya.

Nah, yang sering bikin penasaran adalah bagaimana kendaraan-kendaraan tersebut dibuat. Apakah studio benar-benar merancangnya dari nol, atau sebenarnya cuma mobil biasa yang dimodifikasi sampai bentuk aslinya nyaris tidak dikenali? Ternyata jawabannya lebih menarik daripada yang dibayangkan.

Modifikasi Jauh Lebih Umum

Banyak orang mengira studio film selalu membuat kendaraan baru demi kebutuhan cerita. Kenyataannya, itu jarang dilakukan. Alasannya sederhana: biaya.

Membuat kendaraan dari nol butuh waktu panjang, riset, uji keamanan, sampai memastikan kendaraan itu benar-benar bisa dikendarai saat syuting. Karena itu, tim produksi biasanya memilih jalan yang lebih praktis. Mereka membeli mobil yang sudah ada, lalu mengubah bodi, interior, suspensi, bahkan mesinnya agar sesuai dengan karakter film.

Cara ini jauh lebih murah dan tetap memberi kebebasan bagi desainer untuk berkreasi.

Batmobile Hampir Selalu Berawal dari Mobil Biasa

Setiap era Batman punya Batmobile yang berbeda. Ada yang bergaya futuristis, ada yang menyerupai mobil balap, bahkan ada yang tampil lebih realistis.

Menariknya, sebagian besar Batmobile bukan kendaraan yang benar-benar dibuat dari nol. Banyak versinya memakai sasis atau mesin dari mobil produksi, kemudian diberi bodi baru yang benar-benar berbeda. Hasil akhirnya memang terlihat seperti kendaraan unik, tetapi “tulang” di baliknya sering kali berasal dari mobil yang sudah ada.

Pendekatan ini juga memudahkan kru saat harus melakukan adegan kejar-kejaran atau stunt karena suku cadangnya lebih mudah didapat.

DeLorean yang Jadi Mesin Waktu

Kalau bicara kendaraan film paling terkenal, DeLorean DMC-12 dari Back to the Future hampir pasti masuk daftar teratas.

Mobil ini sebenarnya sudah diproduksi untuk umum sebelum dipilih menjadi mesin waktu karya Doc Brown. Tim produksi hanya menambahkan berbagai panel, kabel, lampu, dan komponen fiktif agar tampil seperti mesin yang mampu menembus waktu.

Yang menarik, untuk beberapa adegan dipakai lebih dari satu DeLorean. Ada yang khusus untuk pengambilan gambar dekat, ada yang dibuat lebih ringan untuk stunt, bahkan ada versi yang hanya berupa bodi tanpa mesin untuk kebutuhan efek tertentu.

Mobil-Mobil Gila di Mad Max

Kalau ada film yang terasa seperti pameran kendaraan paling ekstrem, jawabannya tentu Mad Max, terutama Mad Max: Fury Road.

Hampir semua kendaraan di film ini berasal dari mobil sungguhan yang dimodifikasi secara besar-besaran. Ada yang digabungkan dari dua mobil berbeda, dipasang ban raksasa, ditambah pelat besi, hingga diberi mesin palsu yang sengaja dibuat mencolok.

Menariknya lagi, sebagian besar kendaraan itu benar-benar bisa dikendarai. Jadi ketika kamera menampilkan iring-iringan kendaraan melintas gurun, yang terlihat memang kendaraan asli, bukan sekadar hasil CGI.

Kadang Memang Harus Dibuat dari Nol

Meski modifikasi lebih umum, ada juga kendaraan yang memang tidak mungkin memakai basis mobil biasa.

Contohnya beberapa versi Batpod di The Dark Knight. Desainnya terlalu ekstrem sehingga harus dibuat khusus agar sesuai dengan kebutuhan syuting. Begitu juga sejumlah kendaraan fiksi ilmiah yang bentuknya sama sekali tidak menyerupai kendaraan dunia nyata.

Biasanya, studio membuat beberapa versi sekaligus. Ada yang benar-benar bisa berjalan, ada yang hanya untuk dipajang, ada pula yang dirancang khusus agar mudah dihancurkan saat adegan tabrakan.

Satu Kendaraan, Banyak “Pemeran”

Hal yang jarang disadari penonton adalah satu kendaraan ikonik sering kali punya banyak “saudara kembar”.

Film aksi hampir selalu membuat beberapa unit dengan fungsi berbeda. Ada kendaraan untuk adegan diam, versi yang memiliki interior lengkap untuk pengambilan gambar dari dalam kabin, versi stunt yang diperkuat rangkanya, hingga versi ringan yang hanya dipakai sebagai properti.

Jadi, kendaraan yang kita lihat di layar sebenarnya belum tentu unit yang sama dari awal sampai akhir film.

Desainnya Harus Punya Karakter

Desainer kendaraan film tidak hanya memikirkan soal keren atau tidak. Mereka juga memikirkan apakah kendaraan itu bisa langsung dikenali hanya dalam hitungan detik.

Batmobile harus terasa seperti Batman: gelap, agresif, dan penuh teknologi. DeLorean harus terlihat seperti eksperimen ilmuwan yang sedikit nyeleneh. Kendaraan di Mad Max harus tampak liar, berisik, dan seperti dirakit oleh orang-orang yang bertahan hidup dengan apa pun yang mereka temukan.

Makanya, kendaraan ikonik bukan sekadar alat transportasi. Ia ikut bercerita tentang dunia yang sedang dibangun film tersebut.

Kendaraan yang Ikut Menjadi Bintang

Menariknya, banyak kendaraan film yang akhirnya punya penggemar sendiri. Ada komunitas yang mereplika Batmobile, mengoleksi DeLorean bergaya mesin waktu, sampai membangun ulang mobil-mobil Mad Max dengan detail sedekat mungkin dengan versi layar lebar.

Mungkin itulah tanda bahwa sebuah desain berhasil. Ketika penonton bukan cuma mengingat siapa yang mengendarainya, tetapi juga mengingat kendaraannya sebagai karakter tersendiri.

Jadi, kalau lain kali melihat mobil atau motor yang tampil luar biasa di film, jangan langsung mengira semuanya dibuat dari nol. Kemungkinan besar, kendaraan itu memulai hidupnya sebagai mobil biasa, lalu berubah total lewat sentuhan para desainer, mekanik, dan tim efek khusus. Di tangan mereka, kendaraan bukan sekadar properti, melainkan bagian penting dari cerita yang membuat sebuah film terus diingat bahkan bertahun-tahun setelah lampu bioskop padam.